Kalilunjar-Festival budaya desa kalilunjar di buka dengan ratusan obor
yang di arak dari balai Desa Kalilunjar menuju dusun Genggo pada sabtu malam
(25/08) yang dimana dusun tersebut nantinya akan menjadi start awal kirab Oyod
Genggong desa Kalilunjar pada minggu (26/08/2018) mendatang. Acara tersebut di hadiri langsung Wakil Bupati Banjarnegara (Syamsudin) sekaligus
beliau membuka rangkaian acara Kirab Budaya Desa Kalilunjar.
Wakil Bupati Banjarnegara membuka acara
Kirab Budaya Kalilunjar
Pawai Obor sendiri adalah bentuk penggambaran dari sumber penerangan.
Dimana bertujuan supaya masyarakat desa kalilunjar berfikiran terang atau
positif. Hal tersebul di jelaskan oleh Kepala Desa Kalilunjar (Slamet Raharja) yang
di temui selepas acara Pawai Obor. “harapan saya pawai Obor ini, masyarakat
Desa Kalilunjar semua berfikiran terang dan positif” tuturnya.
Setelah rombongan Pawai Obor tiba di Dusun genggong,
acara di dilanjutkan dengan doa bersama untuk mengenang para leluhur Desa
Kalilunjar. Selepas doa, Kepala Desa Kalilunjar melakukan pemotongan tumpeng
dan di serahkan kepada sesepuh Dusun Genggong. Dimana prosesi potong tumpeng
ini adalah bentuk resmi dimulainya acara Festival Budaya Kalilunjar 2018.
Tak hanya sampai disitu. Ritual Ngunduh Banyu Panguripan (Mengambil
Air kehidupan) dilakukan sesudah rombongan selasai menikmati makanan tradisionan
Jawa yang disediakan masyarakat Dusun Genggong.
Ngunduh Banyu Penguripan
sendiri di ambil dari mata air yang keluar dari bekas Oyod Genggong (Akar
Genggong). Air tersebut nantinya juga akan
ikut di arak menuju Balai Desa Kalilunjar. Hal ini merupakan bentuk simbolis Masyarakat
Desa Kalilunjar yang sekarang sudah bisa menikmati Air bersih dengan cukup.
Penyerahan Banyu Penguripan
Acara di tutup dengan Belajaran atau bersolawat bersama. R 4 NU
ranu #madlyinspiring
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusRangkaian acaranya keren uyy, nguri2 budaya
BalasHapus