Paweden-Pada era digital saat ini, sektor pertanian di Indonesia kurang diminati sebagian besar kaum milenial. Mereka cenderung banyak menghabiskan waktunya dengan bermain gadget dan menonton Tv. Padahal Pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor kunci perekonomian Indonesia
Perlu adanya solusi agar sektor pertanian di Indonesia memiliki daya tarik untuk anak muda. Hal tersebut yang coba di lakukan Tursinah warga desa Sijeruk, Banjarnegara yang mencoba mengembangkan pertanian moderen dengan metode taman Hidroponik.
Tanaman segar bebas pestisida, pupuk, dan sejenisnya
Selain itu Hidroponik juga membutuhkan lingkungan yang steril untuk produksi tanaman. karena teknik ini tidak memerlukan pestisida, pupuk, dan bahan kimia lainya sehingga tidak ada kemungkiunan kerusakan akibat penyakit dan hama yang di tularkan melalui tanah. Metode ini juga salah satu solusi bagi petani yang memiliki lahan terbatas.
Bangunan tua yang di olah fungsikan sebagai lahan Hidroponik
Memanfaatkan bekas bangunan tua di sekitaran wana wisata kolam renang Tirta Teja (Paweden). Disinilah Tursiah mengembangkan budaya Hidropinik-nya. Di pilihnya tempat ini karena menurutnya tempat ini tempat yang strategis dan efektif.
Baca Juga : Berenang Segar Di Kolam Renang TIRTA TEJA (Paweden)
"saya memilih tempat ini karena tempat ini merupakan tempat wisata dan otomatis banyak yang mengunjunginya dan saya bisa mensosialisasikan budaya Hidroponik kepada wisatawan yang hadir" ungkap Ibu satu anak ini.
Tursinah juga telah mengajak Ibu Ibu PKK tempatnya tinggal untuk bercocok tanam dengan cara Hidroponik. "Hidup itu lebih asik dengan hidroponik dari pada dengan ibu ibu rumpi " tutupnya sambil sibuk memberikan sosialisasi ke pengunjung.
Jadi kesimpulanya, bagi kalian yang ngakunya milenial dan mungkin gengsi bercocok tanam dengan cara yang klasik. Budaya Hidroponik lah solisinya. selain keren, setidaknya kita juga ikut andil dalam memajukan perekonomian lewat sektor pertanian moderen yaitu Hidroponik. OK. selamat mencoba. R 4 NU



Komentar
Posting Komentar